Selasa, April 14, 2009

Allah Juga Nerapin MLM... !?

MLM (Multi Level Marketing) adalah sebuah sistem percabangan yang kompleks. Yang secara umum gambarannya adalah mengikuti program piramida dalam system pemasaran, dengan setiap anggota harus mencari anggota-anggota baru dan demikian terus selanjutnya. Terlepas dari apakah itu sesuatu yang haram atau bukan. Namun satu hal yang baru-baru ini saya sadari, sebuah pemikiran yang saya dapat dalam kajian malam selepas PUMA (Pengajian Umum Malam Ahad) di masjid Nurul Islam Muka Kuning, adalah bahwasanya Allah dalam syariatNya yang mulia juga nerapin MLM dalam hal menganugerahkan pahala kepada hamba-hambaNya.

Contoh kecil, misal si A selalu rutin mengikuti kajian agama di sebuah mesjid. Ia memiliki teman B dan C. Si A sering berusaha mengajak B dan C sahabatnya untuk ikut bersamanya mengikuti kajian agama tersebut. Akhirnya dengan keistiqomahannya, si B dan C pun ikut. Setelah ikut, mereka senang dan merasa mendapatkan banyak manfaat dari kajian itu. Dan mereka juga mengajak teman-teman mereka. Si B mengajak D, F, dan G. Sedangkan si C mengajak H, I, J, K dan L. begitu seterusnya, teman-teman mereka juga mengajak teman-teman yang lain. Dan tahukah anda ? Saya yakin Anda tahu, dan udah ngenebak apa yang bakal saya katakana. Ya, si A mendapatkan semua pahala dari teman-teman-teman-teman nya yang ikut dalam kajian itu, TANPA sedikitpun mengurangi pahala teman-teman-teman-temannya yang ikut. Subhanallah !! Allahuakbar !! ,, Lho koq gak takbir ? takbir dong !

Begitulah indahnya syariat dalam agama yang mulia ini. Sungguh Allah senantiasa memudahkan jalan-jalan hambanya menuju surga. Makanya gak ada alasan buat kita, untuk membela diri, jika seandainya dosa-dosa dari kemaksiatan kita kelak menyebabkan kita menetap di nerakanya Allah swt. Wong jalan ke surga jaaauh lebih mudah koq. (bener gak ?)

Kawan, dari ilustrasi yang saya berikan (rumit gak jelas, pake A, B, C hehehehe) satu kesimpulan tersirat yang jelas buat kita. Tentang siapakah makhluk Allah yang paling mulia ? dari mulai nabi Adam, ampe manusia akhir zaman nanti ? ya, Muhammad saw.

Lho koq bisa ? Ya bisa lah, wong Nabi Muhammad itu nabi yang paling banyak jumlah umatnya di bandingkan nabi-nabi yang lain. Dan beliau adalah suri tauladan, contoh, panutan yang perfect buat kita umatnya. Dan dialah penyampai risalah Allah yang mulia. Yang ngejelasin semua jalan-jalan kebaikan buat kita amalin. Maka semua amalan kita, pahalanya akan mengalir kepada Beliau saw. Tanpa seeediikitpun dan secuilpun mengurangi nilai pahala dari amalan kita tersebut.

Luar biasa bukan ? So, yuk segera mungkin kita TK TK (tebar kebaikan), dari pada TP TP (alias tebar pesona). Mudah-mudahan kebaikan itu akan terus ngalir walaupun ntar kita udah tiada.

Oia, satu lagi pesan Saya : Jangan coba-coba ngajarin, ngajak, ataupun ngejerumusin seseorang dalam perkara kejahatan, bakal berabe dapet dosa dari orang-orang yang gak kita kenal, duh kasiannya………….. ^o^

Minggu, Maret 29, 2009

Haruskah Kita Ta'at PadaNya ?


Haruskah seorang hamba taat kepada Tuhannya ?
Mengapa ?
Ketaatan kepada Allah adalah suatu keharusan. Sebuah kewajiban yang sangat layak bagi seorang hamba. Bagaimana tidak ? dengan segala kemaksiatan yang kita lakukan, dan segala pelanggran yang kita perbuat terhadap segala aturanNya, Allah senantiasa terus menerus menganugerahkan kita ribuan bahkan jutaan nikmat.

Adalah suatu bentuk kekurangajaran yang nyata, jikalau kita selaku manusia yang berakal tidak pandai berterima kasih. Namun ironisnya terkadang kita lebih menghargai suatu kebaikan yang di perbuat oleh sesama makhluk kepada kita. Padahal ia hanya perantara semata. Sedangkan untuk berterima kasih kepada Khaliq, kita selalu dan terlalu enggan. Mengapa ?

Keyakinan, itu yang tidak ada. Dan kalapun ada, hanya secuil dalam hati kita. Mengapa pula keyakinan menjadi sesuatu yang vital dalam beragama? Karena keyakinan adalah sumber dari segalanya. Bahkan jika seseorang telah yakin akan keberadaan surga dengan keyakian yang kuat, maka bisa dipastikan segala sesuatu yang dia perbuat, orientasinya adalah untuk masalah ukhrawi.

Sahabatku, bayangkanlah olehmu suatu tempat yang paling indah. Imajinasikan dalam pikiranmu sebuah tempat yang amat menyenangkan dan amat mempesona. Di sana, segala kebutuhanmu engkau dapatkan. Segala yang engkau inginkan terpenuhi. Bahkan semua itu, terpenuhi sebelum lisanmu sempat mengutarakannya. Semua yang engkau inginkan telah ada, ketika itu baru terbetik dalam pikiranmu. Baru terbersit di dalam hatimu.

Sahabatku, bayangkan olehmu suatu tempat dimana engkau tak pernah merasakan kesediahan. Tak pernah merasakan kekecewaan. Tak pernah terluka. Tak pernah di sakiti. Bahkan kesedihan, kekecewaan, terluka, tersakiti sudah hilang sirna dalam kamus kehidupanmu. Engkau bahkan lupa dengan semua hal itu.

Sahabatku, bayangkanlah suatu tempat yang akan mengekalkan kebahagiaanmu. Tempat terindah yang bisa kau ciptakan dalam imajinasimu. Maka sahabatku, setelah batas imajinasimu yang terhebat sampai pada batas maksimumnya. Hingga kau mengira itu adalah tempat yang paling sempurna, maka YAKINLAH SURGA ALLAH JAUH LEBIH INDAH….

Kamis, Januari 01, 2009

Ngerokok ? Gak Gaul Banget !!!


Merokok ? Hanya aktifitas untuk orang-orang bodoh saja. Dan kasarnya: hanya untuk mereka yang gak punya otak, kalaupun punya, saya rasa butuh renovasi lebih untuk otaknya (maaf, kalau tulisan saya sama sekali enggak bertata krama).
Gimana enggak ?
Dari sumber bacaan2 yang ada, saya hanya dapatkan 3 manfaat dari aktifitas sia-sia ini dan berbahaya ini :

1. Rumah perokok berat, jarang kemalingan.
Batuk terus sich. Tengah hari, tengah malam, samping sore, samping pagi, selaaalu batuk.
Otomatis malingnya gak punya kesempatan, wong rumahnya sang perokok gak pernah sepi.
Tapi saya perokok, gak batuk koq ? Saya jawab : itu belum, tinggal tunggu waktunya aja.

2. Ditakuti anjing (dari yang rabies ampe yang rabius)
Koq bisa ? dari hasil pengamatan, hampir rata-rata perokok senior memakai tongkat di waktu lansia. Anjing mah gak nekat ma orang yang bawa tongkat. Anjing nya ‘atut’ di gebukin, hehehe .
Dan umumnya mereka gak kuat lari. Lari dikit, capek. Trus jongkok. Biasanya kalo yang di kejar jongkok, anjingnya buru-buru minggat (berdasarkan pengalaman sering di kejar anjing)

3. Awet muda.
Lum sempat tua, keburu di panggil menghadap YME, untuk mempertanggung jawabkan segala amal dan perbuatannya sewaktu di dunia. (walaupun gak semua lho, karena ada tu perokok berat tapi panjang umur. Ya…ajal kan di tangan Tuhan)

Yang paling bikin saya prihatin, adalah hasil peneitian oleh para ahli kesehatan yang mengatakan bahwasanya resiko yang diderita para perokok pasif, alias orang yang Cuma kena getahnya doang, lebih parah dari mereka para perokok aktif.

Dalam permasalahan ini, seharusnya pemerintah mengambil sikap tegas, dengan memberlakukan peraturan khusus untuk merokok. Misalnya : “Tidak boleh merokok di sembarang tempat, spt : kendaraan umum (termasuk sang supir yang kadang2 tak berperikemanusiaan), tempat2 pelayanan umum, de el el.

Sedikit info buat sobat semua, khususnya para perokok :

Rokok adalah benda beracun yang sangat banyak memberikan dampak buruk bagi kesehatan.
  • Dapat menyebabkan kanker (juga kantong kering, bagi yang ekonominya pas-pasan), impotensi, gangguan kehamilan dan janin. Kadang di antara mereka ada yang ngeyel, itu kan kalo rokoknya dapat, saya kan beli. Ghrrrrr ……
  • Mengandung beberapa zat yang sangat berbahaya yaitu tar, nikotin, karbon monoksida, de es be.
  • Ruangan yang penuh akan asap rokok akan lebih berbahaya daripada polusi di jalanan raya yang macet.
  • So pasti bakal kecanduan. Dan dari para pecandu setia ini lah lahir syair" ngawur : "Ayam berkokok di atas genteng. Enggak morokok enggak ganteng." "Lebih baik gak sarapan pagi, dari pada harus gak merokok di pagi hari." Tu...
  • ROKOK ITU HARAM. Saya tak peduli kalau ada pendapat MUI (atau sejenisnya), kiyai, tokoh masyarakat, atau ahli kesehatan dan agama yang berbeda pendapat. (kita boleh adu argument, saya jamin alasan anda –yang mengatakan rokok makruh atau bahkan halal- akan sangat tidak rasional dan terkesan mengada-ada, baik dari segi dalil agama, ataupun dalil kesehatan)

Jumat, Desember 19, 2008

Ayo Berbagi Bengan Blog ^_^



"Dunia tak sesempit daun kelor." Itu dulu. Sekarang internet telah menjadikan dunia semakin sempit ( yaa...walaupun tetep lebih gede dari daun kelor, hehehe :) ).Gimana enggak ? Liat aja, Setiap orang, every where, every time bisa dengan cueepet bisa saling berkomunikasi dengan jarak yang jaaaaaaaaaaauh sekalipun. Lebih dari itu, kini semua orang dapat saling berbagi cerita, pengalaman, wawasan de-es-be, ke semua orang (berhubung monyet lum ngerti ngenet) di seluruh penjuru dunia atau lebih spesifiknya di seluruh penjuru planet bumi. Dengan apa ? BLOG salah satunya.

Blog adalah salah satu fasilitas yang menggunakan sarana internet, yang dengannya mampu memberikan pelayanan komunikasi yang cukup baik (kalau gak bisa di bilang sangat baik).

Fungsi blog berbagai macam diantaranya: tempat bersilaturahmi, mencatat diary, sharing hobby, tempat latihan menulis bahkan juga menjadi sarana bisnis yang efektif & ekonomis, karena beberapa provider menyediakan blog & fasilitasnya secara gratis.

Disamping tulisan blog yang menarik, agar blog menjadi eye catching pengunjung, exclusive dan tidak membosankan maka blog perlu didandani dengan baik. tentunya gak serepot dandanan wanita pada umumnya, (hehehe, gak perlu pake make-up).

Gimana cara ngedandaninnya ?
hehe, ntar ya...... Saya musti belajar dulu. Ntar kalo wawasan udah bertambah (moga GPL alias gak pake lama nambahnya) baru dech saya bagi-bagi. Graatisss tiss tiss tentunya. :)

Blog ? Buat Apa ?

Buat apa sich ?
gitu tu saya dulu. Gak pernah kepikiran kalau ntar bakalan punya blog. Dan emang gak niat buat punya. Lagian apa untungya (dasar matre !). Tapi sekarang saya tahu, blog ternyata sangat bermanfaat. Bermanfaat buat banyak orang. Dan juga bermanfaat buat diri sendiri.

Buat saya, blog adalah wadah untuk meyalurkan bakat, eh bukan hobi maksud saya. Ya...hobi nulis.

Dengan blog kita bisa saling berbagi. Berbagi pengalaman, wawasan, cerita, de es be.

Dan tahukah Anda ? Ternyata saling berbagi itu . . . indah. Indah banget :)